Senin, 13 Februari 2017

Dukhan Pertanda Akhir Zaman

Dukhan

 Apa Itu Dukhan Dan Kenapa Ditakuti Dajjal?

Ad-dukhan adalah salah satu tanda kiamat besar berupa asap yang menyelimuti seluruh bumi. Peristiwa terjadinya ad-dukhan itu dijelaskan dalam al-Quran surat ad dukhan, Dalam surat ad dukhan Allah menjelaskan tentang keingkaran bani israel padahal mereka telah diselamatkan dari perbudakan fira'un dan Allah membinasakan Fira'un dan kaumnya ditenggelamkan didalam laut, sebagaimana firman Allah surah ad dukahn ayat 17,

وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ
Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir´aun dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,

kemudian diakhir zaman Allah akan membinaskan kaum yahudi dengan sebuah hantaman yang sangat keras sebagaimana firman Allah surah ad Dukhan ayat 16,
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنتَقِمُونَ

“(Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan”.

Hantaman yang sangat keras tersebut kemudian mengeluarkan asap yang menyelimuti seluruh bumi, sebagaimana Allah berfirman ayat yang lain surah Ad Dukhan ayat 10-11,

فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ. يَغْشَى النَّاسَ هَذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka tunggulah hari ketika langit membawa asap yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih.”

Peristiwa keluarnya asap yang menyelimuti seluruh bumi itu terjadi di saat kaum muslimin memerangi kaum yahudi di akhir zaman yang dipimpin oleh nabi Isa as, yang disebut dalam hadist dengan perang Dajjal, karena pada masa itu pemimpin tertinggi kaum yahudi telah muncul sebagai presiden negara Israel. sebagaimana hadist,

 “Ketika Allah mengutus Al-Masih bin Maryam, maka dia turun di dekat menara putih di wilayah sebelah timur Damaskus dengan mengenakan dua kain yang dicelup za'faran (warna kuning), dia meletakkan kedua telapak tangannya pada sayap-sayap dua malaikat. Ketika dia  menundukkan kepalanya, maka kepalanya menetaskan air. Ketika dia mengangkat kepalanya tercucurlah air bagaikan mutiara yang jernih. Tidak halal bagi seorang kafirpun yang mencium aromanya kecuali si kafir itu pasti mati. Dan aroma nafasnya  dapat tercium sejauh pandangan matanya. ‘Isa bin Maryam mengejar Ad-Dajjal hingga ia berhasil menangkapnya  di pintu Ludd, lalu Isa as, membunuhnya. Selanjutnya Isa bin Maryam mendatangi suatu kaum yang dilindungi Allah dari Ad-Dajjal. Kemudian  Ia mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan kepada mereka tingkatan-tingkatan mereka di surga.” (HR Muslim)

Setelah Nabi Isa as,  berhasil membunuh Dajjal dan menaklukan negara Israel kemudian Datanglah bala tentara yang sangat besar dari koalisi NATO yang disebut dalam hadist sebagai Ya'juj dan Ma'juj memerangi nabi Isa as di Palestin, sehingga nabi Isa dan kaum muslimin terkepung di bukit Thur, sebagaimana hadist,

“Ketika itu Allah subhanahuwata’ala mewahyukan kepada Isa ‘alaihissalam: Sesungguhnya aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak ada kemampuan bagi seorang pun untuk memeranginya. Maka biarkanlah mereka hamba-hamba-Ku menuju Thuur. Lalu Allah subhanahuwata’ala mengutus Ya’juj wa Ma’juj dan mereka mengalir dari tiap-tiap tempat yang tinggi. Kemudian mereka melewati danau Thabariyah, dan meminum seluruh air yang ada padanya. Hingga ketika barisan paling belakang mereka sampai di danau tersebut mereka berkata: “Sungguh dahulu di sini masih ada airnya.” Ketika itu terkepunglah Nabiyullah Isa ‘alaihissallam dan para sahabatnya. Hingga kepala sapi ketika itu lebih berharga untuk mereka daripada seratus dinar kalian sekarang ini. Maka Isa dan para sahabatnya berharap kepada Allah subhanahuwata’ala. Maka Allah subhanahuwata’ala pun mengirim sejenis ulat yang muncul di leher mereka. Maka pagi harinya mereka seluruhnya binasa menjadi bangkai-bangkai dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian turunlah (dari gunung Thuur) Nabiyullah Isa dan para sahabatnya, maka tidak didapati satu jengkal pun tempat kecuali dipenuhi oleh bangkai dan bau busuk mereka. Maka Nabi Isa ‘alaihissallam pun berharap (berdoa) kepada Allah subhanahuwata’ala. Maka Allah subhanahuwata’ala mengirimkan burung-burung yang lehernya seperti unta, membawa bangkai-bangkai mereka dan kemudian dilemparkan di tempat yang Allah subhanahuwata’ala kehendaki. Kemudian Allah kirimkan hujan yang tidak menyisakan satu pun rumah maupun kemah, lalu membasahi bumi hingga menjadi licin. Kemudian dikatakan kepada bumi itu: ‘Tumbuhkanlah buah buahanmu dan kembalilah berkahmu” (HR. Muslim).

Setelah itu Allah mengirimkan bantuannya dengan menghancurkan Ya'juj dan Ma'juj dengan mengirim sejenis ulat dileher mereka. ungkapan ini merupakan kata kiasan, didalam manuskrip nubuat akhir zaman diperjelas kembali peristiwa dalam perang Dajjal  dan Ya'juj dan ma'juj, hadist yang  diriwayatkan oleh Abu Hurairah dalam manuskrip yang ditulis ulang oleh peneliti berjudul : “Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb“.
Dalam perang itu keluar seorang ratu dunia, pelaku makar dan pelacur. Namanya Amirika. Ia menggoda dunia waktu itu dalam kesesatan dan kekafiran. Sementara itu Yahudi dunia saat itu berada di tempat yang paling tinggi. Mereka menguasai seluruh al-Quds dan al-Madinah al-Muqaddasah (Kota yang disucikan).

Semua negeri datang dari laut dan udara, kecuali negeri salju yang menakutkan dan negeri panas yang menakutkan. Al-mahdi melihat bahwa seluruh dunia melakukan makar buruk kepada dirinya dan ia melihat bahwa makar Allah lebih hebat lagi. Ia melihat bahwa seluruh alam Tuhan berada dalam kekuasaannya. Akhir dari perang itu ada di tangannya, dan seluruh dunia merupakan pohon yang dimilikinya dari dahan hingga ranting-rantingnya.

Di tanah Isra’ dan Mi’raj terjadi perang dunia yang disitu al-Mahdi memberi peringatan kepada orang-orang kafir bila mereka tidak mau keluar. Maka orang-orang kafir dunia berkumpul untuk memerangi Al-Mahdi dalam pasukan sangat besar yang belum pernah dilihat sebelumnya. Dalam kelompok kekuatan Yahudi al-Khazar dan Bani Israel masih terdapat pasukan lain yang tidak diketahui jumlahnya. Al Mahdi melihat bahwa siksa Allah sangat mengerikan dan bahwa janji Allah benar-benar telah datang dan tidak diakhirkan lagi. Kemudian Allah melempari mereka dengan lemparan yang dahsyat. Bumi, lautan dan langit terbakar, untuk mereka, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di Perang Dajjal, dan perangnya terjadi di negeri Syam dan kejahatan………”.

Itu adalah sebagian cuplikan dari isi buku tentang nubuwah tersebut. Manuskrip langka tersebut berasal dari abad ke 2 H  ditulis oleh salah seorang Tabi’at – Tabi’in yang berasal dari Syam (wilayah Lebanon, Palestina). Manuskrip ini tersimpan di perpustakaan Turki di Istanbul.

Didalam nubuat al-kitab juga dijelaskan tentang peristiwa perang Dajjal dan Ya'juj dan Ma'juj yang dipimpin oleh nabi Isa dalam menaklukkan negara Israel.  Setelah nabi Isa as menaklukkan negara Israel dan membunuh Dajjal kemudian pasukan Gog magog datang memerangi Nabi Isa as,

Wahyu 17:12 Sepuluh raja ini adalah sepuluh bangsa yang akan memiliki kuasa politik yang besar dan mendukung penguasa dunia yang akan datang (ayat Wahyu 17:13). Mereka membentuk suatu perserikatan bangsa-bangsa dunia yang akan melawan Kristus (Nabi Isa as) dan iman al-kitabiah (al-Mahdi) yang sejati (bd. Dan 7:23-25).

Pada saat itu Allah menghantam pasukan gog magog dengan hantaman keras berupa Api yang turun dari langit sehingga menghanguskan mereka, sebagaimana nubuat al-kitab,

“Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya,dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi, yaitu Gog dan Magog, dan mengumpulkan mereka untuk berperang dan jumlah mereka sama dengan banyaknya pasir di laut. Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan tentara orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu. Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu (al-Masih Dajjal) itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya”. (Wahyu 20:7-10)

Didalam nubuat al-kitab dijelaskan jumlah pasukan Nato yang dikirim ke Palestin sebanyak 200 juta pasukan hingga tanah Palestin dipenuhi dengan tentara gog magog,

Dan Kristus (Nabi Isa) bersama Pasukan orang-orang kudus datang menolong umatnya yang terperangkap diantara 200,000,000 Pasukan dipimpin raja dari timur dan tentara dari Antikris (Dajjal) di lembah Megiddo di sebelah utara Israel (Wahyu 16:12,16;9:19).

Hantaman yang keras disebut dalam nubuat al-kitab sebagai jatuhnya meteor ke bumi yang bertujuan untuk mengancurkan pasukan NATO di saat merekan memerangi nabi Isa as dan kaum muslimin.

."Matahari akan gelap, bintang2 (meteor) akan jatuh dari langit. dan penguasa langit (Amerika cs) akan kacau balau” (matius, 24:29)

Berdasarkan analisa di atas maka dapat disimpulkan bahwa Ad- dukhan terjadi setelah Allah menngutus Ya'juj dan Ma'juj dan membinasakan mereka dengan dijatuhkan meteor sehingga menimbulkan ad dukhan. Dalam peristiwa tersebut juga terjadi tanda kiamat selanjutnya yaitu kusuf dibarat dan ditimur serta dijazirah Arab. kusuf artinya pembenaman sebagian bumi di timur wilayah Asia tenggara, dan di barat wilayah Eropa dan Amerika.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar